vascript'/>
2018, The Year of Amazing Grace..

Tuesday, July 31, 2018

Hidup adalah Pertanggungjawaban

Sesungguh-sungguhnya, Tuhan menciptakan setiap orang untuk suatu maksud dan tujuan. Sebab Tuhan tidak pernah berntidak untuk coba-coba atau iseng. Tidak pernah. Oleh karena itu setiap insan di alam jagad raya harus memahami bahwa dia ada untuk apa, melakukan apa, untuk siapa dan kemana kelak setelah "habis limit" karena akan ditarik kembali ke asal muasal.

Dan endingnya adalah: Pertanggungjawaban dalam sebuah pengadilan akhir dimana Yesus Kristus sebagai hakim yang ADIL, lalu kemudian menerima vonis yang sifatnya final dan mengikat yaitu masuk kepada 2 (dua) pilihan kekekalan: Sorga atau Neraka.

Maksud dan tujuan itu tentulah adalah rancangan yang BAIK, kecuali di tengah jalan manusia itu melenceng mengikuti jalan keliru yang ditawarkan oleh iblis cs.


Dan tidak ada insan manapun di jagad raya ini yang dicipta untuk sekedar ada untuk meramai-ramaikan bumi. Toh bumi sudah makin sempit, hehe. Jadi sekali lagi, ingat: Anda dicipta untuk suatu tujuan/tugas selama dibumi. Pertanggungjawabkanlah itu.

Pertanggungjawabkanlah dirimu sebagai seorang suami
Pertanggungjawabkanlah dirimu sebagai seorang isteri
Pertanggungjawabkanlah dirimu sebagai seorang anak
Pertanggungjawabkanlah dirimu sebagai seorang pegawai
Pertanggungjawabkanlah dirimu sebagai seorang karyawan
Pertanggungjawabkanlah dirimu sebagai seorang pelayan
Pertanggungjawabkanlah dirimu sebagai seorang hamba Tuhan
Pertanggungjawabkanlah dirimu sebagai seorang tetangga
Pertanggungjawabkanlah dirimu sebagai seorang pimpinan
Pertanggungjawabkanlah dirimu sebagai seorang warga negara
Pertanggungjawabkanlah dirimu sebagai seorang ilmuan
Pertanggungjawabkanlah dirimu sebagai seorang laki-laki
Pertanggungjawabkanlah dirimu sebagai seorang perempuan

Pertanggungjawabkanlah............
Pertanggungjawabkanlah..........
Pertanggungjawabkanlah...........

Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah (Roma 14:12
Tentang apa tugas dan tanggungjawab, kewajiban, hak dan wewenang kita sebagai apapun, Alkitab lebih dari cukup memberi penjelasan dan pencerahan. Selanjutnya dalam kehidupan sipil, Allah mempercayakan kepada pemerintah untuk mengatur kehidupan masyarakat apa yang baik dan sebaliknya, apa yang boleh dilakukan dan sebaliknya, bagaimana bersikap, bagaimana menjadi warga negara yang baik.

Salam
#AG

Baca Juga

No comments:

Post a Comment

Silahkan berikan komentar.
(Pilih Profil Anonymos bila Anda tidak memiliki Blog)