vascript'/>
2018, The Year of Amazing Grace..

Sunday, September 24, 2017

Viktor Axelsen. calon Legenda Badminton

Olahraga selalu melahirkan legenda. teman-teman penikmat badminton/bulu tangkis, kelihatannya kita akan mendapat idola baru yang nantinya akan menjadi legenda. Dia adalah Viktor Axelsen asal Denmark.


Tanpa mengesampingkan pemain tunggal putri, ganda putra/i tetapi nampaknya tunggal putra selalu terkesan lebih bergengsi dari kategori lainnya. Apakah karena faktor pemain atau hal lain saya kurang tahu.

Viktor Axelsen termasuk idola baru dalam bulu tangkis dunia. Tetapi karena dia telah dan sedang membuat kejutan/gebrakan maka saya anggap dia adalah calon legenda yang bakal menyamai prestasi superstar bulu tangkis lainnya di milenium ke-2 ini.

Tahun 2000-an ada 2 (dua) sosok idola sekaligus dominan dalam kancah bulu tangkis dunia. Meski keduanya adalah sahabat di luar lapangan, tetapi dalam setiap pertemuan selalu tercipta tensi yang menegangkan dan kerap disebut sebagai musuh bebuyutan. Mereka adala Taufik Hidayat dari Indonesia dan Peter Gade dari Denmark.

Tapi seiring usia dan stamina yang tidak abadi, keduanya mulai redup sekitar tahun 2008. Taufik sendiri akhirnya pensiun dari bulu tangkis dunia pada tahun 2012 setelah sebelumnya meraih seluruh gelar bergengsi mulai dari Juara Olimpiade, Juara Dunia, Juara Asian Games. Satu-satunya gelar bergengsi yang tidak dimenangi Taufik hanyalah All England.

Selanjutnya dalam 10 tahun terakhir, harus kita akui hanya ada 2 (dua) pemain idola yang dominan. Siapa tidak kenal Lin Dan (China) dan Lee Chong Wei (Malaysia)? Pertandingan antara keduanya dianggap selalu paling diminati, menghibur dan bertensi tinggi. Lin Dan sendiri menciptakan rekor sebagai pemain yang meraih medali emas dalam 2 kali olimpiade dan berturut-turut pula yaitu tahun 2008 dan 2012. Bahkan nyaris hattrik andai saja tidak dihentikan Lee Chong Wei di semifinal olimpiade 2016.

Lee Chong Wei, yang oleh pemerintah Malaysia dianugerahi gelar kehormatan adalah pemain yang paling lama bertengger sebagai nomor satu dunia. Meskipun belum pernah meraih juara kelas bergengsi dunia, tetapi dari sisi kwalitas Lee tidak diragukan lagi sebagai bebuyutan dari Lin Dan.

Sebetulnya ada satu pemain lain yang tidak kalah mentereng yaitu Chen Long asal China. Dia adalah peraih medali emas olimpiade 2016. Akan tetapi karena dia muncul di era Lin Dan dan Lee Chong Wei, maka kemilaunya menjadi tidak terlalu benderang.

Kembali ke Viktor, dalam 2 minggu terakhir semakin terlihat kemampuannya yang ternyata tak kalah dengan legenda-legenda lainnya. Hal ini dibuktikan dengan secara beruntun meraih juara dalam waktu dekat yaitu Kejuaraan Dunia di Rusia dan Jepang terbuka yang baru saja usai di Jepang. Bayangkan, dalam dua final terakhir Viktor menghempaskan dua legenda bulu tangkis dunia modern yaitu Lin Dan dan Lee Chong Wei. Lin Dan sendiri dibuat tak berdaya dengan skor 22:20 dan 21:16 sedangkan Lee Chong Wei dengan rubber game 21:19, 19:21 dan 21:14.

Selamat Viktor
Selamat datang legenda baru.. Siapa gerangan menjadi musuh bebuyutannya? Apakah Jonathan Christie? Semoga saja.

Baca Juga

No comments:

Post a Comment

Silahkan berikan komentar.
(Pilih Profil Anonymos bila Anda tidak memiliki Blog)