Mission Started. Misi telah dimulai. Kiranya Tuhan Memberkati..

Tuesday, June 03, 2014

Reporter Khotbah

Ulangan 4:9
Tetapi waspadalah dan berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan hal-hal yang dilihat oleh matamu sendiri itu, dan supaya jangan semuanya itu hilang dari ingatanmu seumur hidupmu. Beritahukanlah kepada anak-anakmu dan kepada cucu cicitmu semuanya itu,


Pemirsa, saya hendak bertanya dan silahkan dijawab dengan jujur. Siapa di antara kita yang masih ingat ayat khotbah pada ibadah Minggu yang lalu?  Masih ada yang ingat? Hahahahaii, jangankan isinya, ayatnya saja pun sudah lupa.  Lebih parahnya lagi, mungkin ada yang tidak ingat lagi siapa pengkhotbahnya, hahaha.

Pemirsa, jangan berkecil hati dan muka merah merekah.  Karena Anda tidak seorang diri, saya sendiripun sering lupa ayat dan materi khotbah yang sudah saya dengar.  Karena itu saya punya saran supaya ke depan kita berusaha mencatat setiap ayat dan inti khotbah yang kita dengar, bila penting termasuk nama pengkhotbah.  Anggap saja kita adalah seorang reporter yang ditugaskan oleh salah satu stasiun Televisi ternama yang tentunya menjadikan kita untuk secara serius dan sungguh-sungguh memperhatikan ayat dan materi khotbah yang disampaikan.  Ada banyak untungnya jadi Reporter Khotbah

Pertama, bila biasanya kita gampang bosan dan ngantuk, dengan memposisikan diri seperti seorang reporter Televisi ternama tentu kita sebaliknya menjadi fokus dan memperhatikan detail dari setiap perkataan pengkhotbah.

Kedua kita memiliki catatan khotbah.  Kita tentu menyadari keterbatasan daya ingat otak kita sendiri.  Kita tidak mungkin bisa mengingat seluruh isi khotbah yang disampaikan dalam waktu lama.  Oleh karena itulah kita butuh bantuan catatan sehingga bila kelak ingin me re-view khotbah yang sudah lewat kita bisa lihat di catatan yang kita buat.  Bahkan bila penting kita bisa catat berapa durasi khotbah seseorang.

Ketiga, kita bisa membagi inti sari khotbah yang kita report kepada orang lain.  Apalagi saat ini media sosial sangat mudah dan murah untuk kita manfaatkan berbagi Firman Tuhan.  Bisa juga sekalian pengkhotbahnya difoto dan dibagikan kemedia sosial semacam facebook beserta ayat dan ringkasna khotbahnya.  Ini menolong kita untuk lebih banyak memanfaatkan media sosial untuk kebaikan dibandingan ketidakbaikan sekaligus berbagi berkat dengan banyak orang yang dengan mudah dah murah juga mendapatkannya.

Jadilah Repoter khotbah.  Tulis ayat dan ringkasan serta nama pengkhotbahnya dan bila penting sekalian gambar pengkhotbah,  Saya tunggu kirimannya minggu depan yah.

Tuhan Memberkati..


No comments:

Post a Comment

Silahkan berikan komentar.
(Pilih Profil Anonymos bila Anda tidak memiliki Blog)