Saat Allah menciptakanikan dan sejenisnya, Dia berbicara kepada air (Kej. 1:20).
Sedangkan saat Allah hendak menciptakan manusia, Dia berbicara kepada diri-Nya sendiri. (Kej 1:26)
Tumbuhan tanpa tanah akan mati dan menjadi abu, sedangkan tanah tanpa tumbahan tidak menjadi masalah.
Ikan tanpa air pasti mati, sedangkan air tanpa ikan tidak mempengaruhi apa-apa.
Karena itu tadi, tanahlah yang membuat tumbuhan hidup, bukan sebaliknya.
Sama halnya, airlah yang membut ikan hidup, bukan sebaliknya.
Manusia tanpa Tuhan tidak ada apa-apanya, sedangkan Tuhan tanpa manusia tetaplah Tuhan. Tanpa disembah manusia, kemuliaan Tuhan tidak berkurang.
Ikan itu lingkungannya adalah air.
Tumbuhan lingkungannya adalah tunah.
Manusia lingkungannya adalah Tuhan.
Kitalah yang butuh Tuhan, bukan sebaliknya. Kitalah yang butuh pelayanan, bukan Tuhan. Kitalah yang butuh persekutuan (gereja), bukan Tuhan.
Jika kita pernah berpikir Tuhan akan rugi bila kita tidak berdoa, tidak menyembah, tidak melayani, tidak memberi kolekte, kita SALAH BESAR.
Alkitab berkata, bila perlu Dia bisa menjadikan batu untuk menyembah-Nya (Luk 19:40).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berikan komentar.
(Pilih Profil Anonymos bila Anda tidak memiliki Blog)