Hidup itu bisa jadi tak semudah yang kita bayangkan, tetapi sering tidak sesulit yang kita kwatirkan..

Wednesday, September 10, 2014

SEKALI LAGI kukatakan: Bersukacitalah...

FIlipi 4:4
Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan ! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!

Permirsa, Penulis Kitab Yohonaes dalam pasal 21:25 berkata begini: Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.

Kalau ternyata banyak hal yang sangat penting sifatnya dan oleh para penulis Alkitab (yang diilhami Roh Kudus) justru tidak ditulis dalam Alkitab, Lalu APA GERANGAN perkataan "Bersukacita" mesti ditulis sebegitu sering dalam Alkitab? Bahkan oleh Paulus disebutkan sebanyak dua kali hanya dalam satu kalimat. Ada apa dengan kalimat "Bersukacita"?  Mengapa dia sebegitu penting dang amat sering disinggung oleh para rasul dan Tuhan sendiri? Tentu penasaran dan menarik untuk diteliti bukan?

Pertama, bersukacita adalah satu ciri utama anak Tuhan. Bila seseorang telah menyadari dirinya yang dulunya adalah sampah, hidup di lumpur dosa, tidak berpengharapan lalu kemudian menemukan satu jalan keselamatan yang pasti dimana Kristus Tuhan mengambil alih hukuman yang harusnya kita tanggung, dan Yesus menjadi kutuk demi orang terkutuk maka jika dia masih NORMAL, pastilah hatinya dilimpahi dengan rasa sukacita tiada tara. Pasti itu. Dan jika anda tak pernah diliputi rasa sukacita oleh karena hal di atas, jangan-jangan kita bukan orang Kristen asli, hehe

Kedua, karena sukacita mampu membalut derita orang percaya. Dalam Filipi 4:6 Paulus mengingatkan agar kita jangan kwatir tentang apa pun juga. Hal senada juga sering diingatkan oleh para rasul dalam suratnya.  Tentu saja tidak sulit bagi kita untuk mengerti bahwa kehidupan anak-anak Tuhan kerap didera oleh derita dan tantangan yang tidak ringan. Dan kita tahu, obat paling mujarab untuk pikiran yang tertekan, jiwa yang terguncang, bahkan fisik yang terluka adalah perasaan sukacita dan gembira. Amsal berkata bahwa hati yang gembira adalah obat, dan sebaiknya semangat yang patah mengeringkan tulang, alias mati pelan-pelan.

Dari mana datangnya hati yang gembira? Dia hanya datang dari jiwa yang bersukacita.

Lebih dalam lagi Yesus menegaskan bahwa akan tiba waktunya anak-anak Tuhan mengalami siksaan, serangan dan perlakuan jahat dan kejam sebagai bagian dari tanda-tanda akhir jaman. Bagaimana kita bisa bertahan anda hidup dalam masa yang pahit dan sulit itu? Hanya dengan sukacita yang dilandasi oleh pengharapan kita mampu mengalaminya.

Karena itu SEKALI LAGI kukatakan: BERSUKACITALAH.

Tuhan Yesus Memberkati. Haleluya


4 comments:

  1. I'm gone to say to my little brother, that
    he should also visit this website on regular basis to get updated from latest reports.


    Take a look at my homepage ... free Psn Codes

    ReplyDelete

Silahkan berikan komentar.
(Pilih Profil Anonymos bila Anda tidak memiliki Blog)