Mission Started. Misi telah dimulai. Kiranya Tuhan Memberkati..

Monday, November 09, 2009

Sosialisasi hasil WS Pemuda GPI

I. LAPORAN SINGKAT

Sesuai jadwal Workshop Nasional Pemuda GPI tahun 2009 telah terlaksana dengan baik pada 10-12 Agustus 2009, bertempat di Aula Hotel Inna Parapat, jalan Marihat No 1 Kota Parapat. Peserta terdiri dari 52 orang yang merupakan utusan dari setiap Wilayah yang ada di seluruh Indonesia.


Workshop Nasional ini secara resmi dibuka pada pukul 15.00 WIB (terlambat dari jadwal) oleh Pengurus Pusat Gereja Pentakosta Indonesia yang diwakili oleh Bapak Drs. J Manurung, Sekjend Gereja Pentakosta Indonesia.

Sebelumnya diawali dengan kebaktian singkat yang dilayani oleh Bpk Pdt Dj Rajagukguk dari Jakarta, serta kata-kata sambutan oleh Koordinator Pusat Workshop dan Departemen Pemuda GPI.

Turut hadir dalam acara Pembukaan: Bapak Phb. M Panjaitan SH, Ibu Sekjend, Pdt Bakkara (Koordinator Pembantu Umum Wilayah Humbang), Pdt M Manullanng dari Siborongborong.

Hari pertama meliputi Registrasi,
pembagian kamar hotel, Pengkalsifikasian Topik, Pembagian Group serta diskusi tentang kendala-kendala pelaksanaan Workshop.

Keseluruhan topic/identifikasi masalah yang masuk dari seluruh siding dan wilayah dibagi dalam 15 topik berdasarkan rating meliputi:

1. Pemuridan/Pengkaderan dan Pemberdayaan Pemuda
2. Tata Ibadah GPI
3. Departemen Pemuda GPI
4. Hamba Tuhan GPI
5. Keuangan GPI
6. Struktur Organisasi GPI
7. Sekolah Minggu GPI
8. KKR dan Penginjilan
9. Sinode GPI
10. Gedung Rajawali
11. Kerjasama Antar Denominasi Gereja
12. Pengembangan SDM Pelayan
13. Pelayanan Diakonia Sosial
14. Badan Usaha GPI
15. Administrasi GPI

Namun oleh Tim Perumus dalam proses perumusan setelah WS selesai didampingi Departemen Pemuda, topic ini dipadatkan menjadi 11 poin utama (terlampir)

Diskusi dan perangkuman sementara hasil diskusi dilaksanakan pada hari ke 2 dan hari ke 3 pelaksanaan wokshop. Moderator dua orang: Laston Nainggolan dan Julfikar Nainggolan. Setiap group di bagikan 2 topik yang sama dan diberi kesempatan 1,5 sampai 2 jam per sesi. Dalam proses perangkuman, di pandu oleh moderator setiap group diberi kesempatan untuk memberikan tanggapan dan masukan terhadap hasil diskusi group lainnya. Pelaksanaan diskusi sepanjang Workshop cukup seru, hidup dan kadang a lot demi menghasilkan keputusan yang terbaik.

Di sela-sela pelaksanaan WS juga di isi acara perkenalan dan pembuatan yel-yel group untuk me-refresh para peserta WS. Juga foto bareng berlatar hotel Inna dan danau toba di akhir acara.

Pelaksanaan Workshop ditutup secara resmi oleh Pengurus Gereja Pentakosta Indonesia yang diwakili oleh bapak Pdt Tarigan STh. Sebelumnya penyampainak kesan dan kesan oleh utusan peserta terjauh (Sdra Salomo Simanjuntak, SE dari Kalimantan) dan peserta terdekat (sdra Kingson Nainggolan dari Samosir). Juga kata-kata penutup oleh Korrdinator Pusat, Steering Committee oleh St A Sinaga, ST (yang dibacakan oleh Sdra Julfikar Nainggolan)

Untuk menyusun draft hasil hasil WS yang akan diserahkan kepada Sinode, dibentuk Tim Perumus didampingi oleh Departemen Pemuda dan Phb M Panjaitan, SH yang bekerja mulai malam setelah penutupan Workshop sampai hari Jumat sebelum dilaporkan kepada bapak Ketua GPI.
Tim Perumus terdiri dari:

1. Laston Nainggolan
2. Ev Julfikar Nainggolan, SE
3. Fredy Siringoringo, SPd
4. Winarno Sianturi, A.Md
5. St Freddy Pasaribu, SE
6. Sunsanto Situmorang
7. Andy Sianturi, S.E
8. Salomo Simanjuntak, SE
9. St Jody Rajagukguk, SH
10. Jaya Nainggolan
11. Sondar Simanullang, S.E
12. St Ramon Sirait.

Pada hari Jumat siang, disela-sela Sinode ke 61, panitia dan perumus didampingi Departemen Pemuda dan Phb M Panjaitan, SH, melaporkan hasil Workshop serta menyerahkan draft rumusan kepada Bapak Ketua yang diakhiri dengan sesi foto.

Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa poin-poin yang dianggap penting diputuskan di Sinode tahun 2009 akan diserahkan kepada rapat komisi untuk dibahas dan menjadi keputusan Sinode 2009 dan menempatkan utusan peserta workshop di setiap komisi saat pelaksanaan rapat komisi pada hari Sabtu. (Hasil WS yang masuk menjadi Keputusan Sinode boleh dilihat di Keputusan Sinode yang telah dikirimkan ke siding-sidang).

Pada hari minggu 16 Agustus, seluruh peserta Workshop bersama-sama mengikuti Ibadah Raya Penutupan Sinode ke 61 GPI di Gedung Rajawali.

Demikian disampaikan. Tuhan Yesus Memberkati.





Medan, Oktober 2009



Laston Nainggolan
Koordinator Pusat


II. KLASIFIKASI BAHAN/TOPIK WORKSHOP

Seluruh bahan yang masuk dari Workshop Sidang dan Workshop Wilayah dikelompokkan menjadi 15 bagian besar. Bahan-bahan ini bersifat identifikasi masalah yang akan didiskusikan oleh kelompok selama Workshop berlangsung.

1.PENGKADERAN DAN PEMBERDAYAAN PEMUDA GPI
a.Pengkaderan pemuda sangat jarang di GPI
b.Pemuda cenderung sebagai eksploitasi pelayanan yang seharusnya menjadi mitra pelayanan.
c.Pemuda kurang difungsikan dalam pelayanan
d.Kaum perempuan dalam pelayanan

2.TATA IBADAH GPI
a.Monoton dan terlalu lama
b.Melayani tanpa persiapan
c.Disiplin waktu rendah
d.Ada variasi
e.GPI masih digerakkan budaya atau sukuisme atau kedaerahan :
-Berkhotbah di gereja
-Bernyanyi di gereja
-Tradisi makan-makan di gereja
-Bertegur sapa di gereja
f.Sikap
g.Perlunya Deskripsi kerja yang jelas dari pendeta, guru injil, sintua dan evangelis
h.Perlunya pengetahuan tentang batasan kerja atau pelayanan wanita dalam GPI
i.Doa Penyerahan
j.Pertukaran mimbar
k.Pemuda dipakai dalam pelayanan ibadah raya
l.Dinamisasi tata ibadah
m.Persiapan yang matang
n.Khotbah tidak terlalu banyak dan efektif
o.Tema Ibadah
p.Setiap kesaksian harus dipersiapkan kepada Gembala Sidang atau pun pemimpin ibadah atau Worship Leader.
q.Konten kesaksian

3.DEPARTEMEN PEMUDA GPI
a.Dep. Pemuda nyaris tidak berfungsi
b.Stempel Dep. Pemuda tidak ada
c.Kegiatan di tubuh pemuda bersifat kontemporer/tidak terprogram
d.Pertukaran pelayan altar lintas sidang/wilayah
e.Kegiatan kebersamaan antar biro pemuda :
- Kurang komunkasi
f.Mekanisme pembentukan Pengurus Wilayah dan Koordinator wilayah biro pemuda
g.Diklat kepemimpinan dan pemuridan
h.Karakter Pemuda dalam melayani
i.Departemen Pemuda perlu di satukan dengan remaja dan anak
j.Departemen pemuda perlu melakukan kegiatan kepemudaan yang bersifat nasional dan daerah :
-Jambore
-Workshop
-Seminar
-Festival
-Olahraga
-KKR/Penginjilan
-Jaringan Doa Pentakosta
-Mendirikan Ministry pemuda

4.HAMBA TUHAN GPI
a.Kurang terbuka dalam pengangkatan
b.Pengangkatan Hamba Tuhan tidak melalui prosedur yang tepat :
-langsung diajukan ke pusat tanpa disetujui daerah
-tidak melalui jenjang terendah sampai tertinggi (melompat)
c.SDM Hamba Tuhan kurang diperhatikan.
d.Gelar Hamba Tuhan dikalangan GPI kurang dikenal oleh denominasi lain atau orang yang di Injili. Contohnya : Sintua dan Guru injil
e.Hamba Tuhan memiliki kecenderungan negatig atau buruk unutk berebut tahta untuk menjadi gembala, salah satu penyebab “system gereja satu pendeta”
f.Perbedaan mencolok antara hamba Tuhan sekarang dan dulu
g.Menimbulkan perpecahan
h.Perlu pembekalan/training sebelum diangkat
i.Kebijakan Hamba Tuhan seputar pertukaran mimbar
j.Hamba Tuhan vs Rokok
k.Karakter Hamba Tuhan dalam menegor jemaat (etika komunikasi)
l.Sharing terkait tata Ibadah
m.Kunjungan di luar pertukaran mimbar di gereja terpencil
n.Legalisasi pengangkatan Hamba Tuhan

5.KEUANGAN GPI
a.Transparansi rendah
b.Kemana aliran perpuluhan?
c.Pengelolaan Sumber keuangan

6.STRUKTUR ORGANISASI GPI
a.Tidak jelas tidak up to date
b.AD/ART tidak disosialisaikan
c.AD/ART memiliki kelemahan /kekurangan :
-Tidak ditanda tangani ketua dan sekretaris MUBES sinode GPI
-Secara hukum tidak sah
d.Memfungsikan setiap Departemen GPI pusat
e.Fungsi Pembantu Wilayah harus lebih dimaksimalkan
f.Perlu penambahan Departemen :
-Departemen Teologia
-Departemen Pendidikan
-Departemen Dana dan Usaha
-Departemen Luar Negeri
-Departemen Hukum dan Advokasi
g.Pendeta wilayah atau daerah tidak ada (belum ditunjuk)
h.Badan Pengawas khusus bagi pelanggar peraturan GPI

7.SEKOLAH MINGGU GPI
a.Buku Pedoman
b.GSM kurang diperhatikan
c.Pemilihan GSM kurang tidak tepat
d.Tidak ada kegiatan antar sekolah minggu
e.Pengukuhan
f.Pelatihan / seminar
g.KKR Sekolah Minggu
h.Pengembagan talenta

8.KKR dan PENGINJILAN
a.Sudah jarang
b.Strategi ketinggalan jaman
c.Dep. KKR
d.Multiplikasi , istilah dan fakta yang jarang terdengar
e.Kuantitas gereja tidak sebanding dengan pertumbuhan jumlah jemaat
f.Sangat kurang misi multiplikasinya
g.Penginjilan daerah terpencil, Rumah sakit

9.SYNODE GPI
a.Ajang kangen-kangenan
b.Tidak jelas mekanisme keikutsertaannya
c.Perlengkapan ibadah penutup memprihatinkan
d.Mempertegas/syarat ekspansi atau pembukaan sidang baru

10.GEDUNG RAJAWALI GPI
a.Pengumpulan dana kurang efektif
b.Kepanitiaan yang tidak memadai dan tidak meyakinkan
c.Pesimis dan kurang terbeban karena tidak ada informasi yang up to date

11.KERJASAMA ANTAR DENNOMINASI PENTAKOSTA
a.GPI sudah kurang dikenal dalam persekutuan antar denominasi gereja
b.GPI terlalu ekslusif dan proteksi fenomena oikumene
c.Jaringan pelayanan dengan gereja lain

12.SDM (Pengembagan Pelayan) GPI
a.Training Worship Team
b.Pelatihan kontiniu
c.PA regular bagi jemaat
d.Jam-jam doa khusus pelayan dan puasa
e.Seminar pengembangan pelayanan
f.Seminar visi dan misi GPI
g.Jaringan doa Nasional

13.PELAYANAN DIAKONIA SOSIAL
a.Program Orang Tua Asuh (OTA Pentakosta) : diberikan kepada anak-anak jemaat GPI yang tidak mampu melanjutkan sekolah.
b.Program Beasiswa bagi pelajar berprestasi di GPI.
c.Pelayanan Penjara.
d.Pelayanan Anak Jalanan
e.Pengobatan Massal.
f.Pemeliharaan dan kebersihan fisik Gereja
g.Bakti sosial
h.Konseling Pra-Nikah
i.Pelayanan sosial jemaat
j.Biro Jodoh GPI
-Banyak yang cari jodoh di luar GPI
-Menu khusus di website biro jodoh and partnership
k.Hubungan antar Gereja dalam bentuk :
-Pertukaran Pelayanan antar Sidang dan atau Wilayah.
-Kegiatan Bersama antar denominasi (PGPI, dll).
14.BADAN USAHA GPI
a.Pelayanan Media :
- Buletin Pentakosta :
- Dokumentasi
- Internet
b.Percetakan/Penerbitan, berbentuk :
- Majalah/Koran GPI
- Renungan GPI
- Agenda harian GPI

15. ADMINISTRASI
a.Database :
- Hamba Tuhan perlu memiliki kartu pengenal di seluruh Indonesia
b.Setiap Biro Pemuda di tingkat daerah perlu memiliki sekretariat



III. RANGKUMAN HASIL WORKSHOP NASIONAL

I. PEMUDA

Mengusulkan kepada Pengurus Pusat Gereja Pentakosta Indonesia supaya :
1.Dilaksanakan Pemuridan kepada setiap sidang
bentuk :
-Mentoring;
-Mengadakan Pendalaman Alkitab (PA);
-Kelompok Sel (KOMSEL).
yang didukung dengan Kurikulum.
2. Mengusulkan JAMBORE Nasional II tahun 2010.
3. Melanjutkan Jaringan doa Nasional Rajawali.


II.TATA IBADAH

Mengusulkan kepada Pengurus Pusat Gereja Pentakosta Indonesia supaya :
1.Menjelaskan pemahaman tetang doa penyembahan.
2.Hamba Tuhan yang bertugas dalam ibadah minggu membuat topik khotbah yang disesuaikan dengan kebutuhan jemaat.
3.Semua pelayan mengadakan latihan dan evaluasi dalam ibadah.
4.Gereja yang memiliki jemaat dengan suku yang majemuk dalam Ibadah supaya menggunakan bahasa Indonesia .
5.Menjelaskan mengenai pelayanan Tamborin dalam ibadah Gereja Pentakosta Indonesia.

III.ORGANISASI

Mengusulkan pada Sinode Besar Gereja Pentakosta Indonesia supaya :
1.Mensahkan AD/ART Gereja Pentakosta Indonesia dengan ditanda tangani oleh Ketua Sinode dan Sekretaris.
2.Membentuk Departemen-departemen meliputi :
a.Departemen Luar negeri;
b.Departemen Hukum dan Advokasi;
c.Departemen Dana dan Usaha;
d.Departemen Pendidikan dan Teologia.
e.Mengusulkan kepada Pengurus Pusat Gereja Pentakosta Indonesia supaya menerbitkan Kartu Keluarga Jemaat (KKJ) yang dikelola sidang-sidang di wilayah masing-masing.
f.Mengusulkan kepada Pengurus Pusat Gereja Pentakosta Indonesia supaya disetiap wilayah/daerah GPI memiliki kantor sebagai pusat kegiatan dan pengembangan pelayanan serta pengadaannya dikelola oleh daerah


IV. PENGEMBANGAN SDM PELAYAN

Mengusulkan kepada Pengurus Pusat Gereja Pentakosta Indonesia supaya :
1.Dilakukan diklat/pembekalan bagi calon Pengerja yang direkomendasikan oleh pimpinan sidang.
2.Untuk kedepan jangan diangkat hamba Tuhan yang masih merokok.
3.Dibuat buku pedoman bagi Hamba Tuhan.
4.Kunjungan diluar pertukaran mimbar digereja terpencil.


V.SEKOLAH MINGGU

Mengusulkan kepada Pengurus Pusat Gereja Pentakosta Indonesia melalui Departemen Sekolah Minggu supaya :
1.Menerbitkan Buku Panduan dan Diklat Guru Sekolah Minggu dan diharapkan Sinode tahun 2010 sudah ada.
2.Setiap sidang membuat anggaran untuk kesejahtraan Guru Sekolah Minggu.
3.Mengadakan kegiatan :
a.Retreat Sekolah Minggu;
b.Jambore Sekolah Minggu tingkat wilayah;
c.Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Sekolah Minggu;
d.Cerdas cermat Alkitab (CCA).
4.Guru Sekolah Minggu harus ditahbiskan dan dapat dilakukan oleh Pengurus Wilayah atau Pengurus Daerah.

VI. KEBAKTIAN DAN KEBANGUNAN ROHANI (KKR)

Mengusulkan kepada Pengurus Gereja Pentakosta Indonesia Pusat melalui Departemen KKR supaya :

1.Mengadakan KKR minimal 1 kali setahun disetiap daerah.
2.Penggalangan dana KKR dikelola oleh daerah atau wilayah setempat.
3.Mendata dan mendukung Hamba Tuhan yang memiliki talenta dan karunia dibidang KKR.
4.Bekerja sama dengan Departemen Media untuk mensosialisasikan penyelenggaraan KKR.
5.Pelaksanaan KKR tidak hanya untuk kalangan sendiri.
6.Team KKR setempat segera menindak lanjuti jiwa-jiwa baru.

VII. PENGINJILAN

Mengusulkan kepada Pengurus Gereja Pentakosta Indonesia Pusat melalui Departemen Penginjilan supaya :

1.Mengaktifkan kembali SEAGPI dan dipublikasikan ke daerah-daerah.
2.Dibentuk tim penginjilan pusat dan daerah untuk menjangkau daerah-daerah dimana GPI belum berdiri.
3.Memfasilitasi Penginjil-penginjil yang terbeban di lingkungan GPI yang terdiri dari :
a.Lulusan SEAGPI;
b.Lulusan STTR;
c.Hamba Tuhan / Pemuda.

VIII. DIAKONIA SOSIAL

Mengusulkan kepada Pengurus Pusat Gereja Pentakosta Indonesia melalui Departemen Diakonia Sosial supaya :

1.Mengadakan program Orang Tua Asuh (OTA) melalui :
a.Anak-anak yang tidak mampu untuk melanjutkan sekolah sampai tingkat SMA;
b.Beasiswa bagi anak-anak berprestasi yang tidak mampu melanjutkan sekolah.
2.Menjalin kerja sama dengan lembaga sosial di luar Gereja Pentakosta Indonesia.
3.Melaksanakan pelayanan sosial meliputi :
a.Pelayanan ke penjara;
b.Pelayanan anak jalanan;
c.Pelayanan Panti Asuhan;
d.Pelayanan Panti Jompo;
e.Pengobatan gratis dan donor darah.
4.Membuat program konseling meliputi : Keluarga, Jodoh/pasangan hidup, Pra-nikah.

IX. BADAN USAHA GPI

Mengusulkan kepada Pengurus Pusat Gereja Pentakosta Indonesia supaya :
1.Membentuk Badan Usaha Milik Pentakosta yang bergerak di bidang :
a.Percetakan atau penerbitan;
b.Agrobisnis, kerajinan tangan;
c.Koperasi;
d.Jasa Travelling.


X. GEDUNG RAJAWALI

Mengusulkan kepada Pengurus Pusat Gereja Pentakosta Indonesia melalui Panitia Pembangunan Gedung Rajawali supaya :
1.Mensosialisasikan laporan perkembangan pembangunan gedung rajawali ke sidang-sidang minimal 1 kali setahun.
2.Mensosialisasikan pentingnya Gedung Rajawali bagi jemaat.
3.Membentuk sistem pengawasan terpadu yang berhubungan dengan pemasukan dan pengeluaran dana.
4.Mengusulkan kepada Pengurus Pusat Gereja Pentakosta Indonesia melalui Pembantu Umum Wilayah supaya Biro Pemuda diseluruh wilayah Indonesia untuk membuat tabungan per orang Rp.1000/minggu dan dikelola oleh wilayah atau daerah masing-masing.


XI. MEDIA

Mengusulkan kepada Pengurus Pusat Gereja Pentakosta Indonesia melalui Departemen Media supaya :
1.Mencetak kembali Buletin/Majalah KRISBA dan disebarluaskan ke seluruh jemaat Gereja Pentakosta Indonesia.
2.Mensosialisasikan Website Pentakosta kepada seluruh jemaat Gereja Pentakosta Indonesia sebagai alat komunikasi.
3.Mendokumentasikan kegiatan dan khotbah dalam bentuk DVD,VCD dan Kaset..
4.Pengajaran-pengajaran Pentakosta disebarkan dalam bentuk Buku, Makalah dan Video CD.


13 comments:

  1. Syalom Laston,
    Salah satu point yang diangkat oleh WS adalah ttg keuangan, mungkin yang dimaksudkan adalah salah satunya transparansi. WS perlu juga memberi contoh, yaitu laporan keuangan, apalagi dulu kan sempat minta ke milis juga agar berpartisipasi, dan sama sekali bukan semata utk kepentingan saya, tapi adalah utk kepentingan transparansi tsb.

    ReplyDelete
  2. Semoga kegiatannya bermanfaat bagi bangsa ini bang :)

    ReplyDelete
  3. Dear pak St ASin. Benar sekali pak...., sengaja memang tidak kita posting (selain menghormati kawan2 yang masih belum tepati janji) karena teman2 milis yang kurang respon. Mungkin juga kurang racikan sosialisasinya, termasuk karena bapak belum come back kemarin hehehe. Jadi maksud saya ini adalah momentum yang baik kembali, saya sudah buat ke milis untuk melihat sosialisasi ini. dan kita akan posting lap keuangannya pak.

    ReplyDelete
  4. Haleluya.... saya May L ... mari kita berjuang bersama2... kita sukseskan pembanguan Rajawali dan galakkan KKR supaya API PETAKOSTA tetap menyala.

    ReplyDelete
  5. Hah? Rajagukguk?
    Dulu aku punya temen, namanya Donny Victor Rajagukguk. Berarti semarga ya?

    ReplyDelete
  6. Om Bendol... maksudnya Rajagukguk yang mana bozz? Jody ya?? Dia itu di jakarta. Mungkinlah semarga

    ReplyDelete
  7. Syalom May L.... Semangatmu bagus... Marilah!!!

    ReplyDelete
  8. mampir sore :)

    sukses dengan kegiatannya ;)

    ReplyDelete
  9. Lanjut kan!!!!!! nama ku kok gak ada yah...hiks.s.s..... ^^

    ReplyDelete
  10. Thaks to Bri, Suwung dan krya....menerimaku kembali hehee

    ReplyDelete

Silahkan berikan komentar.
(Pilih Profil Anonymos bila Anda tidak memiliki Blog)