Mission Started. Misi telah dimulai. Kiranya Tuhan Memberkati..

Friday, October 24, 2008

Menunda Pernikahan Demi Karir??


Saya tidak ingat ada ayat Firman yang membenarkan atau mendukung tindakan menunda pernikahan untuk membangun sebuah bisnis yang sukses, atau yang mirip dengan pernyataan itu. Ya, Anda memang perlu untuk memiliki pendapatan yang cukup untuk menghidupi keluarga Anda nantinya, tapi ini berbeda. Paulus mengijinkan beberapa kondisi tertentu untuk tidak menikah, tapi hanya untuk kemuliaan Tuhan dan pembangunan kerajaan Allah, bukan ke(kurang)stabilan finansial.
Tentu saja, membangun
sebuah bisnis akan menjadi bagian yang cukup penting dari rencana pernikahanNya untuk Anda, jadi Anda tidak perlu berasumsi bahwa 2 hal itu harus dipilih salah satunya sementara yang lain diabaikan sepenuhnya. Itu jawaban singkatnya.


Salah satu hal yang perlu kita pahami tentang kehendak Tuhan bagi hidup kita adalah bahwa kehendakNya itu sempurna. Tentu saja, kita tidak sempurna, tapi dalam kedaulatan Tuhan, entah bagaimana caranya Dia bisa membawa kehendakNya yang sempurna untuk kita lakukan, dan semua hal dapat bekerja untuk kebaikan kita dan kemuliaanNya. Saya tidak tahu bagaimana dia dapat melakukannya, dan saya tidak perlu tahu bagaimana Dia melakukannya. Saya hanya tahu Dia adalah Tuhan dan Dia mampu mengerjakannya.

Bagian dari arti kata "sempurna" artinya kehendak Tuhan dalam hidup kita tidak bisa saling berkontradiksi, itu adalah sebuah kesatuan dari semua bagiannya. Satu bagian tidak akan berkonflik dengan yang lain. Sebaliknya, semua bagian akan saling melengkapi. Jadi jika kehendakNya untuk kita adalah mempunyai pekerjaan X dan mempunyai pasangan Y secara bersamaan, itu dapat terjadi, dan jika kita tidak mengikuti pimpinanNya, kita tidak akan merasakan damai sejahtera. Tapi jika kehendakNya bagi kita adalah mempunyai pekerjaan X dan tidak mempunyai pasangan Y, maka hal yang sama juga berlaku, damai sejahtera jika kita mengikuti rencanaNya, dan tidak ada damai sejahtera jika kita tidak mengikuti rencanaNya.


Jika Anda percaya bahwa setiap hari Anda mengikuti pimpinan Tuhan dalam hidup Anda, dan Anda terbuka terhadap apapun instruksi Tuhan kapanpun juga, maka Anda tidak perlu kuatir tentang bagaimana atau kapan itu akan terjadi. Anda hanya perlu taat dengan kehendak Tuhan. Jika Anda jatuh cinta dalam waktu beberapa bulan ke depan, dan Anda tahu itu kehendak Tuhan, Dia akan memastikan rencana pekerjaan X tidak akan berkontradiksi dengan rencana menjalin hubungan dengan pasangan Y. Jika keduanya adalah kehendak Tuhan, maka keduanya justru akan saling melengkapi.


Saat Anda melihatnya dari sudut pandang matematika, mungkin terlihat tidak masuk akal bagi Anda untuk berfokus pada pernikahan di saat ini, tapi Tuhan mungkin saja mempunyai rencana berbeda yang belum Anda pahami (selamat datang dalam kehidupan Kristen). Tetaplah terbuka pada kemungkinan-kemungkinan. Anda, seperti kebanyakan orang Kristen lainnya, sebagian besar terpanggil untuk menikah dan berkeluarga. Bagian dari persiapan Tuhan untuk itu mungkin adalah Anda perlu memperoleh keadaan finansial yang cukup stabil terlebih dahulu, atau mungkin saja kestabilan finansial itu dimulai dari titik di mana Anda berada saat ini bersama-sama dengan pasangan Anda. Tuhan dapat melakukan keduanya.


Adalah suatu tindakan yang baik dan alkitabiah untuk melihat ke masa depan dan membuat rencana sebaik yang Anda bisa, selama Anda juga siap dan bersedia kapanpun juga jika Tuhan mau Anda melangkah ke arah yang berbeda. Seperti yang diakui oleh kebanyakan pasangan, cinta seringkali datang tanpa peringatan dan datang ke hadapan kita seperti kejutan, di luar dari rencana-rencana kita.


Tuhan ingin kita memegang kehidupan kita dengan tangan yang terbuka, seiring dengan motivasi kita untuk mengejar Dia di atas segalanya, di atas bisnis dan juga hubungan-hubungan. Kebanyakan dari kita menggenggam kehidupan kita begitu erat sehingga kita membutuhkan sesuatu seperti linggis untuk melonggarkan cengkeraman kita. Itu bukanlah kehidupan yang penuh iman dan kepercayaan kepada Tuhan yang tidak akan pernah menelantarkan kita.


Merencanakan dan berdoa berjalan bersamaan. Satu-satunya yang bisa Anda lakukan terlalu banyak adalah yang pertama. Anda hanya perlu menjaga percakapan Anda dengan Tuhan sepanjang waktu selagi Anda juga menjalankan rencana bisnis Anda dan menaati suaraNya. Dan jangan terkejut jika seandainya Dia membicarakan tentang pernikahan lebih cepat dari yang Anda kira.


No comments:

Post a Comment

Silahkan berikan komentar.
(Pilih Profil Anonymos bila Anda tidak memiliki Blog)